Gizi Sehat

RS Samsoe HidajatMelangkah Penuh Dedikasi Menuju Indonesia Sehat Informasi & Layanan Portal & Media Sosial

RS Samsoe HidajatMelangkah Penuh Dedikasi Menuju Indonesia Sehat Informasi & Layanan Portal & Media Sosial

RS Samsoe HidajatMelangkah Penuh Dedikasi Menuju Indonesia Sehat Informasi & Layanan Portal & Media Sosial

RS Samsoe HidajatMelangkah Penuh Dedikasi Menuju Indonesia Sehat Informasi & Layanan Portal & Media Sosial

RS Samsoe HidajatMelangkah Penuh Dedikasi Menuju Indonesia Sehat Informasi & Layanan Portal & Media Sosial

Semarang, 9 September 2026 — Puskesmas Purwoyoso menggelar Health Talk bertema “Luka dan Benjolan” sebagai bagian dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang rutin diselenggarakan bagi peserta prolanis di wilayah kerjanya. Kegiatan ini menghadirkan dr. Michael Mawi, M.Biomed., Sp.B dari…

Sebagian besar keluhan akibat paparan abu vulkanik, seperti batuk ringan, mata perih, atau kulit sedikit gatal, umumnya bersifat sementara dan dapat membaik dengan istirahat serta perlindungan yang tepat. Namun, ada kondisi tertentu yang sebaiknya tidak ditunggu dan perlu segera diperiksakan…

Setelah abu vulkanik mengendap di sekitar rumah, banyak orang secara refleks langsung menyapunya seperti membersihkan debu biasa. Padahal, cara ini justru berisiko membuat partikel abu kembali beterbangan ke udara dan lebih mudah terhirup. Artikel ini membahas langkah membersihkan abu vulkanik…

Selain saluran pernapasan, mata dan kulit termasuk bagian tubuh yang paling sering mengalami keluhan saat abu vulkanik menyebar di udara. Kedua organ ini bersentuhan langsung dengan udara terbuka, sehingga menjadi area pertama yang terpapar partikel abu. Artikel ini membahas penyebab…

Saluran pernapasan adalah organ yang paling sering terdampak saat abu vulkanik menyebar di udara. Menteri Kesehatan Republik Indonesia sendiri telah menyebutkan bahwa paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, hingga sesak napas, serta memperberat kondisi pada penderita…

Sejak erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak awal September 2026, abu vulkanik telah menyebar hingga ke wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Kondisi ini membuat masyarakat di berbagai daerah mulai merasakan langsung dampaknya, mulai dari udara yang terasa…